Paus Leo XIV dan Presiden Palestina Bertemu Bahas Kebutuhan Mendesak di Gaza

Reporter :
Editor :
Jumat, 7 November 2025 11:42WIB
Kunjungan Presiden Abbas merupakan momen penting yang menandai sepuluh tahun pengakuan resmi Negara Palestina oleh Vatikan.

Paus Leo XIV bertemu dengan Presiden Otoritas Palestina, Mahmoud Abbas, pada hari Kamis (6/11). Dalam pertemuan tersebut, Vatikan mengungkapkan bahwa mereka mendiskusikan kebutuhan mendesak untuk memberikan bantuan kepada warga sipil di Gaza.

Kunjungan ini terjadi hampir sebulan setelah terjadinya gencatan senjata yang rapuh antara Hamas dan Israel, yang muncul setelah dua tahun konflik yang dimulai dengan serangan kelompok Palestina pada 7 Oktober 2023.

Abbas, yang merupakan pemimpin Otoritas Palestina, memiliki kekuasaan terbatas di sebagian wilayah Tepi Barat. Gerakan Fatah yang dipimpinnya adalah saingan Hamas, yang telah menguasai Gaza sejak tahun 2007.

Sebelum pertemuan ini, Abbas dan Paus Leo XIV telah berkomunikasi melalui telepon pada bulan Juli. Pertemuan pada hari Kamis ini menjadi pertemuan langsung pertama mereka sejak Paus Leo XIV menjabat sebagai pemimpin 1,4 miliar umat Katolik di dunia pada bulan Mei.

“Selama pembicaraan yang berlangsung hangat, diakui bahwa ada kebutuhan mendesak untuk memberikan bantuan kepada penduduk sipil di Gaza dan mengakhiri konflik dengan menempuh solusi dua negara,” ungkap Vatikan dalam pernyataannya.

Abbas pernah beberapa kali bertemu dengan pendahulu Paus Leo XIV, yaitu Paus Fransiskus, yang meninggal dunia pada bulan April. Selama beberapa bulan terakhir masa kepausannya, Paus Fransiskus semakin mempertegas kritiknya terhadap serangan Israel di Gaza, sementara penggantinya, Paus Leo XIV, cenderung lebih berhati-hati dalam mengambil sikap.

Paus Leo XIV menunjukkan solidaritas terhadap Gaza dan mengutuk pemindahan paksa warga Palestina, namun ia menegaskan bahwa Takhta Suci tidak dapat menyebut peristiwa tersebut sebagai “genosida”.

Pada Rabu (5/11) sore, Abbas meletakkan karangan bunga di makam Paus Fransiskus yang terletak di Basilika Santa Maria Maggiore, Roma.

“Saya tidak bisa melupakan apa yang telah beliau lakukan untuk Palestina dan rakyat Palestina,” ungkap Abbas.

Pada tahun 2014, presiden Israel saat itu, Shimon Peres, dan Abbas pernah berdoa untuk perdamaian bersama Paus Fransiskus di Vatikan, di mana mereka juga menanam pohon zaitun bersama. Selain itu, Abbas dijadwalkan untuk bertemu Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni, pada Jumat (7/11). ***

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

Wagub Kalteng Edy Pratowo: Natal Teguhkan Pelayanan dan Pengabdian Polri untuk Masyarakat

Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Edy Pratowo, menghadiri Perayaan Natal Keluarga Besar Polda Kalteng Tahun…