Perbaikan 11 Jalan Nasional di Kalteng Telan Dana Rp406,2 Miliar

Reporter : kaltengdaily
Editor : kaltengdaily
Sabtu, 12 Februari 2022 17:42WIB
Perbaikan salah satu ruas jalan nasional di Kalteng

Sejumlah 11 ruas jalan nasional sepanjang 515,77 kilometer di Kabupaten Murung Raya dan Barito Utara, Provinsi Kalimantan Tengah, diperbaiki.

Pemeliharaan jalan nasional bertujuan untuk meningkatkan konektivitas antar pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut serta memangkas biaya logistik dan meningkatkan daya saing produk Indonesia.

 “Saya sudah lihat dan lalui beberapa titik jalan nasional yang rusak. Saat ini sudah dalam penanganan oleh Kementerian PUPR agar kondisi jalan kembali mulus,” kata Wakil Menteri (Wamen) PUPR John Wempi Wetipo dalam keterangannya, Jumat (11/02/2022).

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Tengah Kementerian PUPR Hardy Pangihutan Siahaan mengatakan anggaran pekerjaan pemeliharaan 11 ruas jalan nasional mencapai Rp406,2 miliar.”Saat ini semua pekerjaannya sudah terkontrak dan segera dimulai pelaksanaan fisiknya di tahun 2022 ini,” ujarnya.

Adapun 11 ruas tersebut terdiri dari ruas preservasi Jalan Kuala Kurun-Sei Hanyu-Tumbang Lahung sepanjang 83,04 kilometer dengan anggaran Rp56,78 miliar, dan preservasi Jalan Tumbang Lahung-Simpang Muara Laung sepanjang 60,28 kilometer dengan anggaran Rp81,14 miliar

Kemudian Rehabilitasi longsoran Jalan Kuala Kurun-Sei Hanyu-Tumbang Lahung-Simpang Muara Laung sepanjang 230 meter dengan anggaran Rp27,88 miliar, dan Preservasi Jalan Puruk Cahu-Pasar Punjung sepanjang 41,27 kilometer dengan anggaran Rp14,65 miliar.

Selanjutnya, preservasi Jalan Pasar Punjung-BTS Kota Muara Teweh+Jalan Dalam Kota sepanjang 64,25 kilometer dengan anggaran Rp43,4 miliar serta Rehabilitasi Longsoran Jalan Puruk Cahu-Pasar Punjung-Bts.Kota Muara Teweh+Dalam Kota 150 meter dengan anggaran Rp8,37 miliar.

Ruas Puruk Cahu-Pasar Punjung-Bts.Kota Muara Teweh merupakan jalan penghubung antara Kabupaten yang menjadi jalur utama dalam menyuplai barang maupun jasa di beberapa wilayah di Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito.

Sehingga longsor yang menyebabkan keretakan pada bagian jalan pada tahun 2021 silam mengakibatkan aktivitas pengiriman barang dan jasa menjadi terhambat.

Ruas jalan berikutnya yang dilakukan pemeliharaan pada tahun 2021 adalah Jalan Malawaken-Bts. Kota Muara Teweh-Benangin sepanjang 81,80 kilometer dengan anggaran Rp 42,71 miliar, Jalan Benangin-Lampeong Bts. Prov Kaltim sepanjang 59,14 kilometer dengan anggaran Rp96,46 miliar.

Berikutnya rehabilitasi longsoran Jalan Benangin-Lampeong-Bts. Kaltim sepanjang 30 meter dengan anggaran Rp2,49 miliar, preservasi Jalan Bts. Kota Muara Teweh-Kandui sepanjang 54,62 kilometer dengan anggaran Rp7,46 miliar dan preservasi Jalan Kandui-Patas-Ampah sepanjang 70,96 kilometer dengan anggaran Rp24,86 miliar.

Selain pemeliharaan jalan nasional, Kementerian PUPR pada tahun 2020 juga telah menyelesaikan pembangunan Jembatan Gantung Desa Bana-Narui Kabupaten Murung Raya sepanjang 96 meter dengan nilai kontrak Rp3,44 miliar yang dikerjakan kontraktor PT Mutiara Karya Utama. ***

 

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

38 Warga Palangka Raya Terjaring Razia Penindakan Pelanggaran Pengelolaan Sampah dan Kebersihan Lingkungan

Tim gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palangka Raya menggelar razia yustisi untuk…