Rusia Menyerang, 50 Ribu Warga Ukraina Lari ke Polandia-Moldova

Reporter : kaltengdaily
Editor : kaltengdaily
Sabtu, 26 Februari 2022 09:55WIB
Warga Ukraina lagi menghindari invasi Rusia.

Puluhan ribu orang dilaporkan telah meninggalkan Ukraina semenjak Rusia melakukan operasi militer di Ukraina. Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) mencatat puluhan ribu orang tersebut pergi ke negara tetangga untuk menyelamatkan diri.

Seperti dilansir pemberitaan, Sabtu (26/2/2022), Kepala Pengungsi PBB Filippo Grandi mengatakan pihaknya telah memperingatkan , 100 ribu orang telah mengungsi di dalam negeri akibat invasi Rusia. Selain itu, sejumlah besar orang juga dilaporkan lari ke negara-negara tetangga Ukraina.

“Lebih dari 50.000 pengungsi Ukraina telah meninggalkan negara mereka dalam waktu kurang dari 48 jam – mayoritas ke Polandia dan Moldova,” kata Filippo Grandi dalam sebuah tweet.

Tak hanya itu, dia menyebut banyak juga yang saat ini bergerak menuju perbatasan. Dia pun mengucap syukur kepada negara-negara tetangga Ukraina yang tetap menyambut para pengungsi.

“Dan banyak lagi yang bergerak menuju perbatasannya,” katanya, sambil mengucapkan “terima kasih yang tulus kepada pemerintah dan orang-orang dari negara-negara yang menjaga perbatasan mereka tetap terbuka dan menyambut para pengungsi”.

Dalam tweet terpisah, Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi menyuarakan terima kasih khusus kepada Presiden Moldova Maia Sandu “karena mengizinkan orang-orang yang melarikan diri dari Ukraina untuk menyeberang dengan aman perbatasan dengan Moldova”. Dia memastikan akan melakukan yang terbaik untuk memobilisasi dukungan internasional kepada para pengungsi.

“Kami di UNHCR akan melakukan yang terbaik untuk membantu memobilisasi dukungan internasional saat Anda menerima dan menjamu mereka,” katanya.

Diketahui, pasukan Rusia sudah berada di distrik utara Ibu Kota Kiev (Kyiv) pada hari kedua invasi, demikian ungkap pejabat Ukraina.

Kementerian Pertahanan Ukraina mengkonfirmasi, pasukan Rusia telah menyusup ke distrik perumahan.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan 137 orang yang terdiri dari tentara maupun warga sipil tewas pada Kamis (24/02) atau hari pertama serangan besar Rusia.

Pasukan Rusia juga dilaporkan semakin mendekat ibu kota Kiev.

PBB mengatakan warga di ibu kota Kiev dan dari kota-kota lain melarikan diri dan sekitar 100.000 sudah angkat kaki.***

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

Logo HUT Ke 67 Provinsi Kalteng 2024 Diluncurkan

Logo Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-67 Kalteng, diluncurkan dilakukan secara resmi oleh Wakil Gubernur (Wagub)…