Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya Temukan THM Langgar Jam Operasional

Reporter : kaltengdaily
Editor : kaltengdaily
Rabu, 2 Februari 2022 16:43WIB
Razia terhadap THM yang dilakukan Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya.

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Palangka Raya kembali melakukan razia prokes dan jam operasional di sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM). Dalam patroli gabungan tersebut Satgas Covid-19 menemukan sejumlah THM yang melanggar protokol kesehatan dan jam operasional di tengah pandemi.

“Ada yang diberikan teguran tertulis dan ada diberikan sanksi berupa denda sebesar Rp2,5 juta, karena sudah berulang kali diberikan teguran,” kata Wakil Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya Januar Hapriansyah, Selasa (1/2/2022).

Tim Satgas Penanganan Covid-19 kembali melaksanakan operasi penegakan disiplin pada Selasa (1/2) dini hari. Ada sejumlah THM yang melanggar protokol kesehatan dan jam operasional.

Januar yang juga menjabat Kasi Intel Kejaksaan Negeri Palangka Raya itu menjelaskan, tim yang melakukan razia protokol kesehatan dan jam operasional THM di tengah kondisi pandemi berangkat sebelum pukul 00.00 WIB.

Berawal dari THM Senayan yang berada di Jalan Kinibalu, namun saat didatangi para pengunjungnya sudah bubar sebelum jam tutup yang sudah ditentukan.

Petugas kemudian melakukan penyisiran ke lokasi berikutnya di Zoom yang berada di sekitar bundaran besar. Saat petugas ke THM tersebut menemukan pelanggaran protokol kesehatan dan jam operasional.

“Zoom melanggar prokes dan jam operasional yakni buka sampai pukul 01.00 WIB dan diberikan surat teguran karena pertama kali melanggar,” katanya.

Usai memberikan teguran ke pengelola Zoom, tim satgas juga langsung mengecek karaoke Luna dan Vino. Namun mereka sudah tutup terlebih dahulu sebelum jam operasional sehingga tidak ditemukan pelanggaran.

Tim yang bergerak sampai dini hari itu juga berhasil menemukan karaoke NAV di Jalan G Obos yang dinilai melanggar protokol kesehatan dan jam operasional berulang kali. Tempat karaoke tersebut akhirnya dikenakan denda sebesar Rp2,5 juta.

“Kegiatan yang dilakukan ini, untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19. Maka dari itu tim satgas melakukan pengawasan terkait hal tersebut,” tandasnya. ***

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

Bawaslu Kalteng Tak Temukan Bukti AGI-SAJA Lakukan Pelanggaran

Ketua Badan Pengawas Pemilu Provinsi Kalimantan Tengah (Bawaslu Kalteng), Satriadi mengatakan, pihaknya tidak menemukan bukti…