Sok Jagoan Ancam Polisi Pakai Parang di Perkebunan Sawit, Tiga Pria ini Diancam 10 Tahun Penjara

Reporter : kaltengdaily
Editor : kaltengdaily
Rabu, 13 April 2022 13:49WIB
Kapolres Kobar AKBP Bayu Wicaksono memberikan keterangan pers terkait diamankannya 3 pria pelaku pengancaman anggota polisi.

Tiga  pria di Kecamatan Arut Utara, Kotawaringin Barat Ron, Bun, dan Ahm, sok jagoan mengancam dan menakuti polisi dengan parang. Dia pun akhirnya tak berkutik saat diringkus Satreskrim Polres Kotawaringin Barat..

Ketiga pria tersebut sedang berpapasan oleh anggota Brimob yang sedang melaksanakan Patroli di Perkebunan PT Astra. Dan diberhentikan oleh polisi yang sedang melintas karena bermuatan TBS kelapa sawit.

Dalam keterangan pers rilis, pada Rabu (13/4/2022) Kapolres Kobar AKBP Bayu Wicaksono mengakatatan, khusus kasus ini kita berkolaborasi dengan seluruh unit Reskrim jajaran Polsek untuk mengungkap kasus kasus atau perkara tindak pidana pengancaman dengan kekerasan dengan senjata tajam.

Kejadiannya pada Senin (28/3/2022 sekira jam 13.00 WIB, TKP area perkebunan kelapa sawit PT Astra Agro lestari Desa Runtu Kecamatan Arut Selatan kabupaten Kotawaringin Barat.

Terjadinya, pada saat di laksanakan patroli oleh anggota Brimob bersama-sama dengan anggota Polres Kotawaringin Barat dalam rangka cipta kondisi menjelang menjelang lebaran, untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan minyak goreng, kata Bayu Wicaksono.

Salah satunya juga banyak faktor-faktor yaitu pencurian buah sawit, pada saat di TKP ditemukan satu unit mobil pick up isi muat sawit dan dihentikan oleh rombongan patroli, setelah itu dilakukan lah interview ditanya tanya ini sawit dari mana.

Setelah itu diantara beberapa masyarakat yang dicegat 3 orang, tiba-tiba melakukan perlawanan seperti tidak suka dicegat ataupun diberhentikan dan langsung mereka mengambil beberapa senjata tajam yang kemudian mengejar anggota kami.

Ketiga tersangka ini menurut Kapolres Kobar, dengan nada keras dan mengayunkan parang ke arah anggota kami, karena anggota kami tidak ingin terjadi permasalahan dan memilih menghindar.

Namun, lanjut Kapolres bukannya mereka berhenti tapi justru malah mengejar dan setelah itu sempat terjadi keributan hingga akhirnya anggota tidak ingin ada masalah dan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan akhirnya mobil tersebut lanjut.

Selanjutnya terhadap 3 pelaku ini kita lakukan penangkapan-penangkapan, kurang lebih sejak diterimanya laporan 10 hari, mereka sempat melarikan diri pasca kejadian tersebut, terang Bayu Wicaksono.

‘’Alhamdulillah dengan kerjasama yang baik dan juga dukungan masyarakat, serta tokoh masyarakat kita berhasil menangkap yang bersangkutan yaitu di daerah Kotawaringin Timur,’’ kata Kapolres.

Pihaknya berhasil melakukan penyitaan terhadap beberapa barang bukti yang diduga erat kaitannya dengan tindak pidana dilakukan yaitu yang pertama adalah 1 bilah senjata tajam jenis parang lengkap beserta sarungnya yang dililit warna hitam, 1 buah senjata tajam jenis Mandau lengkap dengan sarungnya juga dililit dengan kain warna hitam.

Untuk ketiga tersangka dijerat dengan pasal yang disangkakan yaitu dengan pasal 2 ayat 1 undang-undang darurat nomor 12 tahun 1951 dan pasal 335 ayat 1 KUHP ancaman 10 tahun penjara. ***

 

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

Pemko Palangka Raya – PT PLN (Persero) UIW Kalselteng Tandatangani Kerja Sama

Pemerintah Kota Palangka Raya dan PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan…