Sri Mulyani Ungkap Dana Pemda di Bank Masih Tinggi Rp191 T

Reporter : kaltengdaily
Editor : kaltengdaily
Senin, 23 Mei 2022 20:31WIB
Menteri Keuangan, Sri Mulyani

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan total dana pemerintah daerah (pemda) yang mengendap di bank mencapai Rp191,57 triliun per April 2022. Jumlahnya turun, tetapi dinilai masih tinggi.

Sri Mulyani mengatakan realisasi dana pemda yang parkir di bank akhir bulan lalu turun 5,33%, dari posisi Maret 2022 yang sebesar Rp202,35 triliun.

“Dana Pemda yang di perbankan masih cukup tinggi Rp191,5 triliun. Ini memang lebih rendah dibanding bulan sebelumnya yang bahkan di atas Rp200 triliun,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTA, Senin (23/5/2022).

Sri Mulyani menyebut dana pemda yang paling banyak mengendap di bank adalah Jawa Timur yang dipimpin Gubernur Khofifah Indar Parawansa. Tercatat nilainya Rp24,1 triliun.

“Tentu kita berharap bisa dipakai untuk bisa mengakselerasi pemulihan ekonomi di daerah. Jawa Timur selalu yang memegang saldo nominal paling tinggi yaitu Rp24,1 triliun, sedangkan yang terendah adalah kepulauan Riau yang saldo dari Pemda-nya hanya Rp1,07 triliun,” jelasnya.

Belanja daerah tercatat turun 1,1% menjadi Rp175,86 triliun pada April 2022. Dibanding April 2021, belanja daerah mencapai Rp177,87 triliun.

Di sisi lain, belanja pegawai tumbuh 0,8% mencapai Rp91,10 triliun karena THR, barang dan jasa Rp 43,77 triliun atau tumbuh 1,8%, serta barang modal Rp9,32 triliun atau tumbuh 6,4%. Berbeda dengan belanja lain-lain yang mengalami penurunan 10,7% menjadi Rp 33,68 triliun.

“Ini terutama karena berhubungan dengan PEN atau penanganan Covid-19 tahun lalu yang cukup besar. Jadi ini artinya kegiatan di daerah juga sudah mulai normal,” jelasnya.

Belanja kesehatan mengalami penurunan 7,8% atau Rp25,92 triliun, begitu juga dengan belanja perlindungan sosial yang turun 39,3% atau Rp1,72 triliun.

“Pemerintah darah sangat tergantung dengan pemerintah pusat untuk melindungi masyarakatnya. Belanja subsidi dan bansos mayoritas didominasi oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah malah mengalami penurunan,” imbuhnya. ***

 

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

Gubernur Kalteng Salat Ied 1445 H bersama Masyarakat di Bundaran Besar Palangka Raya

Gubernur Sugianto Sabran bersama ribuan masyarakat dengan khidmat mengikuti Salat Idul Fitri Pemerintah Provinsi (Pemprov)…