Tim Penyidik Kejari Palangka Raya Geledah Pascasarjana UPR

Reporter : kaltengdaily
Editor : Kaltengdaily
Jumat, 23 Februari 2024 16:35WIB
Tim Penyidik Kejari Palangka Raya melakukan penggeledahan di Pascasarjana UPR.

Tim Penyidik dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Palangka Raya melakukan penggeledahan di Gedung Pascasarjana Universitas Palangka Raya (UPR).

Penggeledahan dipimpin Kasi Pidsus Kejaksaan Palangka Raya, Roy Ardian Nur Cahya, menyita sejumlah dokumen, salah satunya berkaitan dengan laporan pertanggungjawaban kegiatan dan anggaran.

Kasi Intel Datman Ketaren mengatakan, penggeledahan terkait dugaan kasus dugaan tindak pidana korupsi di pascasarjana tahun 2018-2022.

“Penggeledahan yang dilakukan tim penyidik untuk pemeriksaan yang guna mendapatkan dokumen- dokumen di lokasi yang diduga dijadikan tempat menyimpan atau menyembunyikan barang bukti dokumen yang diperlukan Penyidik,” tambah Kasi Pidsus Roy Ardian Nur Cahya.

Geledah Rumah Mantan Direktur PS UPR

Sebelumnya, Tim Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Palangka Raya menggeledah rumah mantan pejabat pascasarjana Universitas Palangka Raya (UPR) terkait dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan anggaran yang terjadi pada Pascasarjana UPR , Rabu, (21/2/2024).

Rumah yang digeledah yakni milik mantan pejabat pascasarjana UPR yang sempat menjabat sebagai direktur berinisial YL.

Dari hasil penggeledahan di rumah tersebut, tim penyidik berhasil mengamankan bukti berupa dokumen Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dari tahun 2018 hingga tahun 2022.

Penggeledahan rumah mantan pejabat pascasarjana tersebut karena tim penyidik tidak mendapati dokumen yang diperlukan di gedung pascasarjana. Dokumen tersebut justru dibawa oleh mantan pejabat dan staff pascasarjana kerumahnya masing-masing.

Selain itu, tim penyidik Kejari Palangka Raya juga menggeledah rumah staff pascasarjana berinisial NG.

“Ada beberapa staff yang sudah kita lakukan penggeledahan di daerah Junjung Buih, staff ini dulu merupakan di UPR, kebetulan sekarang beliau juga sudah menjadi salah satu pengajar di UPR,” tambah Kasi Intel Kejari Palangka Raya.

Serahkan Pada Proses Hukum

UPR bersikap terbuka terhadap setiap proses hukum yang dilakukan oleh aparat penegak hukum di lingkungan kampus.

“Kami terbuka dengan setiap proses hukum yang dilakukan aparat penegak hukum di lingkungan UPR,” ujar Humas Universitas Palangka Raya (UPR) Despri kepada sejumlah media, Jumat.

Terkait apa yang terjadi di Pascasarjana, UPR telah sepenuhnya menyerahkan proses hukum kepada pihak berwenang. “UPR tidak akan ikut campur dalam proses hukum yang sedang berjalan. Sebaliknya, fokus kami tetap pada upaya menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) UPR yang unggul dan berkarakter,” tambah Despri. ***

 

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

FBIM Kalteng 2024 – Kabupaten Lamandau Juara I Putra, Barito Utara I Putri Lomba Manyipet

Lomba Manyipet pada Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) Tahun 2024 yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) untuk…