WASPADA! Surat Tugas Tim Kesehatan Lingkungan, Unit Penanggulangan Penyakit DBD Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah HOAKS!

Reporter : kaltengdaily
Editor : kaltengdaily
Jumat, 10 Maret 2023 14:06WIB
Surat tugas yang beredar di media sosial

Beberapa pekan terakhir beredar Surat Tugas Tim Kesehatan Lingkungan, Unit Penanggulangan Penyakit Menular Demam Berdarah (DBD) Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah di media sosial, yang berpotensi merugikan masyarakat dan terindikasi modus penipuan.

Dalam Surat Tugas tersebut disebutkan bahwa Sdr. Ujang Irwan S. dkk diberikan tugas untuk melakukan kerjasama dengan masyarakat, lembaga, instansi, perusahaan, kampus, hotel dan lain sebagainya dalam hal negosiasi mengenai pelaksanaan tugas kesehatan lingkungan berupa penyemprotan dan pengasapan lingkungan perumahan, dalam rangka antisipasi terhadap wabah penyakit menular seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) Flu Burung dan Pest Control.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah Suyuti Syamsul  di Palangka Raya, Kamis (9/2/2023), menyatakan tidak mengetahui lembaga tersebut serta memastikan bahwa lembaga tersebut tidak ada kaitannya dengan Dinas Kesehatan Provinsi/Kabupaten/Kota di Kalimantan Tengah.

Berdasarkan hasil penelusuran lembaga tersebut berdomisili di luar Kalimantan Tengah. Kemudian logo kementerian yang dipakai dalam surat tugas tersebut adalah logo kementerian Kesehatan yang lama. Sedangkan saat ini sudah menggunakan logo kementerian Kesehatan yang baru. 

Suyuti menambahkan pengasapan (fogging) nyamuk DBD tidak dilakukan atas permintaan masyarakat apalagi penawaran. Pengasapan dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan epidimologis dan diberikan secara gratis. 

“Diimbau agar masyarakat berhati-hati dengan berbagai modus yang berkedok dan mengatasnamakan suatu lembaga dalam melakukan aksinya, dan saya pastikan lembaga tersebut tidak memiliki hubungan dengan Dinas Kesehatan” pungkasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kominfo, Persandian dan Statistik Provinsi Kalimantan Tengah Agus Siswadi meminta kepada masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati terhadap segala macam bentuk informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Segera minta informasi kepada instansi teknis dan juga ke Diskominfo setempat, jika informasi yang diterima diragukan kebenarannya. Imun terhadap informasi Hoaks, sama pentingnya imun terhadap COVID-19 selama ini,” pungkasnya. ***

 

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

Transaksi Keuangan, Barang dan Jasa Selama FBIM dan FKN 2025 Capai Rp20 Miliar

Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) dan Festival Kuliner Nusantara (FKN) 2024 berakhir, dan ditutup  Gubernur…