Bupati Eddy Raya Samsuri : Tidak Ada Kata Menunda, Bergerak Cepat Membangun Barito Selatan yang Lebih Baik

Reporter :
Editor :
Kamis, 10 April 2025 18:43WIB
Bupati Barito Selatan Eddy Raya Samsuri

Bupati Barito Selatan (Barsel) Eddy Raya Samsuri  mengajak jajarannya untuk memperkuat sinergi, membangun semangat baru, dan meneguhkan komitmen dalam mewujudkan Barito Selatan yang lebih baik.

Tidak ada lagi kata menunda, tidak ada lagi alasan untuk bekerja setengah hati, harus bergerak cepat, bekerja cerdas, dan berani menghadapi tantangan demi kemajuan daerah yang kita cintai.

“Saya tegaskan kepada seluruh Perangkat Daerah (PD), disiplin, integritas, dan kinerja maksimal adalah harga mati. Oleh karena itu, saya minta laporan berikut segera ditindaklanjuti tanpa kompromi,” lanjutnya pada Apel Besar dan Halalbihalal Idulfitri 1446 H/2025 M, di Halaman Kantor Bupati Barito Selatan, Selasa (8/4/25).

Laporan yang harus segera ditindaklanjuti yaitu agar segera menyusun Peraturan Daerah tentang RPJMD Kabupaten Barito Selatan Tahun 2025-2030 dalam rangka menjabarkan visi dan misi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah terpilih.

Laporan SAKIP harus segera disusun dengan data yang lengkap dan akurat, dan evaluasi kinerja PD harus nyata dan tidak sekadar formalitas.

Kemudian tindak lanjut LHE SAKIP, bulan April adalah batas akhir, tidak boleh ada PD yang mengabaikan rekomendasi ini, agar segera melaksanakan dan melaporkan progresnya.

“Terkait Tepra laporan realisasi anggaran hingga bulan Maret dikirimkan segera, tidak ada dana yang boleh mengendap tanpa kejelasan penggunaannya,” tegas Eddy Raya.

Sedangkan untuk tenaga kontrak, laporan Progres Penataan Tenaga Honorer agar aman berdasarkan kebutuhan nyata dan sesuai regulasi. Laporan Keuangan & Pemeriksaan Terinci BPK RI Perwakilan Kalimantan Tengah, laporan keuangan disusun dengan akurat dan transparan, segera tindak lanjuti setiap temuan dari hasil pemeriksaan BPK tanpa pengecualian, tidak ada ruang bagi penyimpangan atau ketidakpatuhan.

Refocusing dan efisiensi anggaran di seluruh sektor perangkat daerah sebagai bentuk penyesuaian terhadap Keputusan Menteri Keuangan Nomor 29 Tahun 2025 tentang Penyesuaian Rincian Alokasi Transfer ke Daerah. Kebijakan ini juga bertujuan untuk mendukung kebutuhan penggajian CPNS dan PPPK Tahun 2025, serta menjalankan amanat Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 900/833/SJ tentang Penyesuaian dan Efisiensi Belanja Daerah dalam APBD Tahun 2025. Proses refocusing dan efisiensi ini ditargetkan mencapai nilai sekitar Rp200 miliar.

Hasil efisiensi anggaran tersebut dialokasikan kembali untuk mendukung program prioritas, antara lain di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan sanitasi. Selain itu, anggaran juga diarahkan untuk optimalisasi pengendalian inflasi, stabilisasi harga bahan pokok, penyediaan cadangan pangan, serta program-program strategis lainnya yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, penciptaan lapangan kerja, dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Selain itu, semua harus bergerak cepat dan bekerja keras dalam 100 hari pertama kepemimpinan ini, tidak ada waktu untuk santai. Program 100 hari ini adalah bukti keseriusan kita dalam membangun Barito Selatan yang lebih baik.

Fokus utama  meliputi Penataan Organisasi dan Kepemimpinan ASN, kita butuh birokrasi yang profesional, cepat, dan responsif. Pengelolaan Pendapatan Asli Daerah Berbasis Digital, PAD harus meningkat, tidak ada lagi kebocoran, semua harus transparan.

Pengembangan UMKM Lokal, masyarakat harus diberdayakan, ekonomi rakyat harus tumbuh, penyelarasan Program Makan Siang Bergizi Gratis, tidak boleh ada anak yang kelaparan, gizi anak-anak kita adalah masa depan daerah ini.

Penembusan jalan dan jembatan ke semua kecamatan, tidak ada lagi daerah yang terisolasi, infrastruktur harus merata.

Memperkuat sektor pertanian, pertanian adalah tulang punggung ekonomi kita, harus kita tingkatkan. Meningkatkan cakupan energi listrik, semua warga harus menikmati listrik yang layak, tidak boleh ada yang tertinggal.

Pelayanan pendidikan gratis, pendidikan harus bisa diakses oleh semua anak tanpa hambatan, pelaksanaan kursus gratis bagi masyarakat, keterampilan harus ditingkatkan, masyarakat harus siap bersaing. ***

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

Melalui Inisiatif Telkomsel Jaga Bumi, Dukung Aksi Nyata Keberlanjutan Penanaman Pohon Mangrove di Desa Keraya Pangkalan Bun  

Telkomsel terus mengambil peran terdepan dalam mengurangi dampak perubahan iklim melalui inisiatif CSR Telkomsel Jaga…